Mulai Pemanasan di Situs Ini

ldiiku – Yup, aku sudah update singkat sebelumnya bila akan kembali menulis disini setelah lama vakum. Masih agak sulit buatku untuk memulai dan mencoba untuk mengingat kembali apa yang ingin aku sampaikan. Karena lama tak menulis, bingung juga bagaimana untuk memulainya. Jadi kupikir, lebih baik kumulai dengan tulisan pemanasan. Lanjutkan membaca Mulai Pemanasan di Situs Ini

Dibaca (21) kali

Sekilas Update

Selamat datang kembali di LDII Ku, udah lama saya gak update situs ini berhubung satu dan lain hal. Dan kali ini situs telah kembali dengan tampilan baru (berhubung yang lama sudah lupa cara updatenya haha).  Mohon maaf untuk komentar-komentar yang lama telah hilang semua ketika proses migrasi dan mudah-mudahan saya bisa kembali nulis untuk anda, menceritakan kembali kisa si Badar. Lanjutkan membaca Sekilas Update

Dibaca (21) kali

LDII Ku 21 – Kepala-kepala Yang Terhimpit di Atas Air

Banyak yang bertanya-tanya kepada saya, apakah cerita-cerita ini karangan? Bukan sahabat, semua cerita yang ada disini adalah dari sumber asli kisah nyata. Dan juga untuk cerita di episode ini. Sebetulnya ketika proses wawancara, terlihat Haidar menggigil beberapa kali dan matanya basah haru. Sungguh sulit untuk LDIIku merangkumnya dalam sebuah cerita, namun mudah-mudahan apa yang disampaikan bisa terwakili oleh episode ini. Selamat menikmati. Lanjutkan membaca LDII Ku 21 – Kepala-kepala Yang Terhimpit di Atas Air

Dibaca (41) kali

LDII Ku 20 – Lancar Jaya!

Dengan latar belakang masa kecil yang kelam dan jalan hidup Haidar yang terbiasa dalam kesendirian, Haidar berusaha keras untuk bisa mendapatkan kepercayaan dari orang tuanya, terutama sang Bapak Pak Badar. Oleh karenanya jangan heran bila dia mendapatkan ranking yang bagus terus disekolah dengan kadang usaha sendiri membeli kebutuhan sekolah tanpa memberi tahu orang tuanya. Namun sepertinya pengakuan dari orang tuanya masih juga belom sesuai dengan yang diharapkan sehingga apa yang dia lakukan dalam keseharian adalah sebuah usaha dan usaha. Apalagi kejadian di episode “Sweet Memmory” begitu tertanam dibenaknya sehingga dia berusaha untuk tidak mau merepotkan orang tua. Lanjutkan membaca LDII Ku 20 – Lancar Jaya!

Dibaca (20) kali