
Malam gelap kelam diwaktu dini hari di tahun 1970an. Rumahku yang berada di komplek tentara di suatu kota dikaki gunung terlihat gelap dan angker ditengah sunyi senyap malam. Tiba-tiba terdengar gemuruh truk-truk tentara mengelilingi dan diikuti dengan berloncatannya bayang-bayang tentara dengan seragam hijau mengepung rumah kami.
Aku yang waktu itu berumur mungkin 5 tahunan saja dan tengah tertidur dengan lelap - tanpa disadari - telah ikut terbangun dan terbawa suasana malam yang sepertinya kurang mengenakan. Terdengar olehku gemeruduk sepatu bot yang berlarian disekitar rumah dengan suara hiruk pikuk lalu... diam dan sunyi...
"Dok Dok Dok!"
Suara ketukan pintu terdengar sangat memekakkan gendang telinga ditengah malam yang sepi itu. Kulihat ibu dan bapakku saling berpegangan tangan dan bertatap muka. Sebuah percakapan yang mungkin penuh sarat makna tanpa kata yang tertukar.
bersambung...






Comments
tanggung!
mas, panjangin dunk ceritanya!! kok tanggung sih! tetep semangat yaaa!
maaf
Maaf mba, namanya juga baru belajar nulis hehehe
Add new comment