LDII Ku - Lebaran yang Tertunda

LDII Ku mengakui, lebaran tahun ini cukup unik. Sudah biasa terjadi di negeri ini perbedaan dalam merayakan hari raya iedul fitri atau iedul adha. Namun tahun ini kehebohan lebih riuh mengingat mayoritas masyarakat Indonesia sudah yakin jika lebaran terjadi hari ini. Namun ternyata setalah sidang itsbah tadi malam, pemerintah memutuskan bulan Romadhon tahun ini berakhir esok hari.

Dirumahku yg saat ini berkumpul bnyk saudara dan ponakan dengan latar belakang yg berbeda-beda juga terkena dampak ini yg menurutku cukup kocak. Adik-adik ku yg tidur ketika pengumuman pemerintah disampaikan, tidak percaya dan mengira saudaranya membohonginya. Ponakan-ponakan dan anak ku juga lucu, mrk terlihat sangat kecewa ketika lebaran tidak terjadi hari ini. Dan kebanyakan org di rumah merasa semangat agak sedikit rendah dan berat ketika melaksanakan sholat tarawih. Belum lg ketupat dan masakan-masakan yg sudah ŠÏ seperti ketupat yg sudah ŠÏ disantap namun urung untuk dilahap sesuai rencana hahahah.

Salah satu aliran besar di Indonesia selain NU yaitu Muhammadiyah memutuskan lebaran hari ini, masyarakat dan pemerintah "memaklumi" perbedaan ini, tapi aku jamin bila LDII yg menyatakan perbedaan ini, pasti deh heboh hahaha.

Terlepas dr kehebohan pada hari ini, penulis hanya berharap bila kita semua supaya bisa tetap menata hatinya ibadah semata-mata karena Alloh. Dan jujur kuakui, dengan segala perbedaan yg terjadi, keluargaku sih baik-baik saja dan tetap menyambut idul fitri yg insya Alloh tiba esok dengan gembira.
Jadi, dalam kesempataan ini, kami ucapkan: Taqobbalallahu minna wa mingkum!

Ps: maaf dengan ketidak teraturan dalam menulis, berhubung aku update via mobile device

Comments

jd ldii kapan lebaran nya? sekarang atau besok? ikut pemerintah atau kepaksa ikut nih? :-)

By cbgiovanni (not verified)

LDII ikut pemerintah tanpa terpaksa lah heheh, aku pun melihat sidang isbatnya, dan yg diputuskan sesuai kok dengan hadistnya.

By webmaster

Haha. Kalo boleh tau, hadistnya apa?
Sy jg ikut pemerintah lebaran, tp masih aga ga tenang.

By cbgiovanni (not verified)

Aku sih jujur bukan ulama yang apal ngelotok dalil, dan juga bukan tukang ambil dalil copas dari internet heheh, jadi yah ini hanya kefahaman yang aku dapat dari hasil mengajiku saja.
Aku sih patokan dengan dua dalil yang ada di buchori, yang satu ketika nabi sedang berkumpul dengan sahabat2xnya gak taunya ada orang dateng dari perjalanan yang menyatakan melihat hilal. Nabi cukup meminta sumpah dan gak neko2x langsung menyatakan 1 syawal untuk besok telah jatuh.
Kemudian nabi juga bersabda kalo hilal tidak terlihat, maka genapkanlah menjadi 30 hari. Untuk lebih jelasnya silahkan tanyakan kepada muballigh ditempat anda mengaji.

Nah dalam kasus ini, saya nonton terus metroTV dari awal sidang isbath sampai selesai. Semua orang menyatakan pendapat sama kecuali muhammadiyah. Memang ada yang mengaku melihat hilal katanya, di cakung dan dimana gitu ada 3 orang, namun semuanya asal usulnya tidak jelas dan siapa yang menyumpah juga tidak jelas. Apa yang dilakukan di Indonesia juga terbuka oleh umum sehingga kita semua bisa melihatnya. Makanya saya sih mantab-mantab saja hehehe.
Sekal lagi, ini kan kefahaman saya untuk saya sendiri dalam berkeyakinan untuk ibadah. Kalo anda punya pendapat berbeda, monggo saja, toh saya pun tidak memaksakan anda untuk menerima kefahaman saya hhehehehehe.

By webmaster

gpp.
ma kasih om, jd tenang.

mudah2an dpat ilmu terus deh. haha.

By cbgiovanni (not verified)

Add new comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.